Coba cari baju yang mau kamu jual lewat kolom pencarian di atas. Di Preloved, kamu bisa langsung cek harga yang dipasang penjual lain.
Kalau nggak ketemu yang sama persis, cari yang merek, model, dan kondisinya mirip. Bandingkan beberapa produk, lalu pasang harga yang mendekati. Harga waktu kamu beli boleh jadi acuan, tapi pembeli akan membandingkan pilihan yang ada sekarang.
Masih baru atau sudah sering dipakai?
Kalau bajunya masih baru dan belum pernah dipakai, turunkan sedikit dari harga toko. Coba mulai dengan potongan 10 sampai 30 persen. Baju yang harga barunya Rp200.000, misalnya, bisa kamu tawarkan Rp140.000 sampai Rp180.000. Kalau harganya sama persis, pembeli biasanya lebih pilih beli langsung di toko.
Kalau sudah sering dipakai dan banyak bekas pemakaian, coba potong 50 persen atau lebih dari harga toko. Cek bagian yang pudar, melar, atau bernoda. Tulis kekurangannya dan tunjukkan di foto supaya pembeli tahu kondisinya.
Potongan tadi bukan aturan tetap, ya. Sesuaikan lagi dengan kondisi baju dan harga barang serupa di Preloved.
Kalau barangnya banyak yang nyari
Kalau bajunya banyak yang nyari tapi sudah habis di toko dan susah dicari di tempat lain, harganya bisa lebih tinggi. Kamu boleh coba pasang di atas harga toko. Tapi koleksi lama saja belum tentu mahal, harus ada yang mau beli juga.
Harga masih bisa berubah
Sudah pasang harga, tapi belum laku? Di Preloved, kamu bisa terima tawaran pembeli atau kirim tawaran harga ke mereka.
Kamu juga bisa pakai fitur diskon. Beri diskon minimal 10% dari harga yang kamu pasang untuk mengirim notifikasi ke orang yang tertarik sama produkmu.
