Jakarta, Indonesia
Preloved Indonesia: Startup Indie yang Membuat Fashion Preloved Semakin Mainstream di Indonesia
Di tengah pergeseran industri fashion global menuju circular fashion dan gaya berpakaian yang lebih personal, semakin banyak orang mulai memilih pakaian secondhand bukan hanya karena lebih terjangkau, tetapi juga karena menawarkan sesuatu yang sulit ditemukan di fast fashion: karakter, kualitas, dan cerita di balik setiap item.
Didirikan oleh Frizky Kramer, seorang full-stack developer, dan Farah Maulida Firdaus, seorang UI/UX designer sekaligus marketing strategist, Preloved merupakan marketplace secondhand asal Indonesia yang dirancang untuk membuat pengalaman jual beli barang preloved menjadi lebih mudah, aman, dan nyaman. Dengan sistem pembayaran escrow (rekber) yang aman serta pengiriman yang terintegrasi ke seluruh Indonesia, Preloved menghadirkan pengalaman berbelanja secondhand yang semudah berbelanja produk baru.
Dibangun sepenuhnya tanpa pendanaan eksternal, startup indie yang hanya beranggotakan dua founder ini terus bertumbuh secara organik sejak diluncurkan di App Store dan Google Play pada Mei 2024. Saat ini, Preloved telah memiliki lebih dari 600.000 pengguna, lebih dari 1 juta produk yang diunggah, serta sekitar 1.000 pengguna baru setiap harinya, dengan sebagian besar pertumbuhan berasal dari rekomendasi mulut ke mulut.
Kini, Preloved menjadi rumah bagi salah satu komunitas secondhand fashion yang berkembang paling pesat di Indonesia. Platform ini digunakan oleh fashion enthusiast, stylist, content creator, kolektor vintage, hingga masyarakat yang ingin menemukan fashion pieces yang unik dan berkualitas. Tak sedikit pula influencer dan public figure Indonesia yang membeli maupun menjual koleksi pribadi mereka melalui Preloved, mencerminkan semakin diterimanya secondhand fashion sebagai bagian dari gaya hidup modern.
Pada tahun 2024, Preloved juga terpilih sebagai salah satu startup di Asia Tenggara yang diundang mengikuti Vogue Singapore x BMW Innovation Prize Bootcamp, sebuah inisiatif yang menyoroti inovator di industri fashion yang mendorong masa depan fashion melalui teknologi, inovasi, dan circularity.
Seiring meningkatnya perhatian terhadap keberlanjutan dalam industri fashion, Preloved percaya bahwa masa depan fashion bukan tentang membeli lebih banyak, melainkan membeli dengan lebih bijak. Dengan menghadirkan pengalaman berbelanja secondhand yang modern, aman, dan terpercaya, Preloved ingin menginspirasi lebih banyak masyarakat Indonesia untuk melihat barang preloved bukan sebagai pilihan kedua, melainkan sebagai cara yang lebih cerdas untuk mengekspresikan gaya personal sekaligus memperpanjang siklus hidup sebuah pakaian.