<link rel="stylesheet" href="https://use.typekit.net/vcf2cqi.css">
Langsung ke konten

Kit media Preloved

Fakta, siaran pers terbaru, foto pendiri, dan logo Preloved. Boleh dipakai untuk liputan. Ada pertanyaan? Email kami di [email protected].

Farah Maulida Firdaus dan Frizky Kramer, pendiri Preloved

Tentang Preloved

Preloved adalah marketplace fashion bekas dari Indonesia. Orang jual baju, sepatu, dan tas dari lemari mereka, lalu pembeli bayar lewat rekber, jadi uangnya aman sampai barang diterima. Pengiriman ke seluruh Indonesia diurus di aplikasi.

Preloved dibangun oleh dua orang, Farah dan Frizky, tanpa investor. Aplikasinya ada di web, iOS, dan Android.

Fakta singkat

Pengguna
600.000+
Barang diunggah
1 juta+
Pengguna baru
±1.000 per hari
Rilis
Mei 2024
Pendanaan
Mandiri, tanpa investor
Tim
2 pendiri
Pasar
Indonesia
Platform
Web, iOS, Android

Siaran pers

Jakarta, Indonesia

Preloved: startup dua orang dengan 600.000 pengguna, tanpa investor

Preloved, aplikasi jual-beli fashion bekas, sudah dipakai lebih dari 600.000 orang sejak rilis di App Store dan Google Play pada Mei 2024. Aplikasinya dijalankan berdua oleh para pendirinya, tanpa investor.

Di Preloved, siapa pun bisa jual baju, sepatu, atau tas dari lemarinya sendiri. Pembeli bayar lewat rekber, jadi uangnya ditahan dulu sampai barang sampai. Ongkir ke seluruh Indonesia langsung diurus di aplikasi. Sejauh ini sudah lebih dari 1 juta barang diunggah, dan tiap hari ada sekitar 1.000 pengguna baru. Kebanyakan tahu Preloved dari mulut ke mulut.

Frizky Kramer, full-stack developer, yang ngoding. Farah Maulida Firdaus, UI/UX designer yang juga pegang marketing, mendesain aplikasinya dan mengurus komunitas.

Penggunanya macam-macam: stylist, content creator, kolektor vintage, sampai orang yang cuma nggak mau bajunya kembaran. Beberapa influencer dan public figure Indonesia juga jual koleksi pribadi mereka di sini.

Dulu baju bekas sering dianggap pilihan terakhir. Sekarang banyak yang sengaja cari barang preloved karena harganya lebih murah, kualitasnya bagus, dan jarang ada yang sama. Tiap barang yang laku juga berarti satu pakaian lagi yang tetap dipakai.

Buka di Google Docs (buka di tab baru)

Ide liputan

  1. Kenapa anak muda sengaja beli bekas

    Harga, kualitas, dan barang yang nggak pasaran. Kenapa baju preloved jadi pilihan pertama, bukan cadangan.

  2. Jual-beli dengan orang asing, tanpa was-was

    Cara rekber dan ongkir terintegrasi bikin orang berani beli dari penjual yang belum dikenal.

  3. Dua orang, 600.000 pengguna

    Membangun marketplace tanpa investor dan tanpa tim besar.

Boilerplate

Paragraf standar untuk akhir artikel.

Preloved adalah marketplace fashion bekas asal Indonesia, didirikan oleh Farah Maulida Firdaus dan Frizky Kramer. Sejak rilis pada Mei 2024, Preloved sudah punya lebih dari 600.000 pengguna dan lebih dari 1 juta barang yang diunggah. Pembayaran lewat rekber dan pengiriman ke seluruh Indonesia diurus langsung di aplikasi. Preloved dibangun tanpa pendanaan dari luar.

Pendiri

  • Foto Farah Maulida Firdaus, co-founder Preloved

    Farah Maulida Firdaus

    Co-founder · Desain & marketing

    UI/UX designer. Farah yang mengurus tampilan aplikasi, brand, dan komunitas Preloved.

    Unduh foto Farah Maulida Firdaus
  • Foto Frizky Kramer, co-founder Preloved

    Frizky Kramer

    Co-founder · Produk & teknologi

    Full-stack developer. Frizky yang membangun aplikasinya, dari server sampai app di HP.

    Unduh foto Frizky Kramer

Logo & aset

Pakai apa adanya, tanpa mengubah warna atau proporsi.

  • Logo berwarna

    SVG

  • Logo putih

    SVG

  • Ikon aplikasi

    PNG · 512 × 512

    Unduh Ikon aplikasi
    • Preloved Blue: #2420F5
    • Logo Red: #EB2120
    • Black: #111111
    • Paper: #F4F1EA

    Warna & panduan merek

    TXT · ID + EN

    Unduh Warna & panduan merek

Aturan pakai logo

  • Beri ruang kosong di sekitar logo.
  • Logo berwarna untuk latar terang, logo putih untuk latar gelap.
  • Jangan diputar, ditarik, diwarnai ulang, atau diberi efek.
  • Tulis namanya “Preloved”: P besar, tanpa spasi.

Kontak media