Namaku Alam" adalah novel karya Leila S. Chudori yang mengisahkan perjalanan hidup Segara Alam, anak dari seorang tahanan politik (tapol) pasca-1965. Cerita ini menyoroti bagaimana Alam tumbuh dengan beban stigma sebagai anak "pengkhianat negara" di era Orde Baru, diskriminasi, dan upaya mencari identitas dirinya.